Music In News This Week

Beyonce menjadi mata kuliah di sebuah universitas di Amerika Serikat 

Beyonce telah menjadi subjek mata kuliah baru di Universitas Rutgers University di New Jersey.

Dosen sekaligus mahasiswa PH.D Kevin Allred, saat ini mengajar sebuah mata kuliah didepartmen Studi Wanita dan Gender, yang diberi judul ‘Politicising Beyonce’, alias ‘Mempolitisir Beyonce’

Mata kuliah ini mempelajari video dan lirik lagu Beyonce dan memperbandingkannya dengan basil karya Alice Walker, dan seorang tokoh feminis dan abolisi, Sojourner Truth, demikian dilaporkan oleh harian Huffington Post. 

Dalam website Universitas Rutgers tercantum:

“…musik dan karir sang penampil dipergunakan sebagai kacamata untuk mengeksplorasi ras, gender dan politik seksualitas Amerika. Allred menggandengkan lirik dan video musik Beyonce dengan bacaan mengenai prinsip-prinsip feminisme kulit hitam.”

“Topik mata kuliah termasuk di dalamnya control Beyonce terhadap estetika penampilannya, baik ketika seringkali setengah telanjang dipandang stereo tip atau justru karena kekuatan dirinya, dan penampilannya yang cenderung mesum saat menggunakan alter egonya, ‘Sasha Fierce’.”

“Diskusi kelas seringkali mengarah pada pembicaraan mengenai vokalis wanita lain seperti Billie Holiday, Nina Simone, Lady Gaga, dan musisi kontemporer yang menghadirkan tradisi bernyanyi penuh jiwa seperti Adele dan Amy Winehouse.”

Koleksi pakaian bertema Kurt Cobain dan Courtney Love muncul di Jepang


Sebuah koleksi pakaian yang menampilkan Kurt Cobain dan Courtney Love muncul di Jepang.

Kolaborasi 3 pihak antara pengecer Eyescream, majalah Spade dan designer Number (N)one, Takahiro Miyashita, menghadirkan koleksi super terbatas, 16 potong pakaian yang dicetak dengan gambar wajah pasangan tersebut, demikian  yang tercantum dalam Eyescream website.

Produk yang dimaksud termasuk t-shirt, celana dan jacket. Sepertinya bakal dijual dengan harga fantastis. Berminat?

Lana Del Rey: ‘I still have the same babysitting job

Lana Del Rey berkata bahwa dia velum berubah karena ketenarannya, dan masih mempunyai pekerjaannya seperti biasa, menjadi seorang babysitter.

Bintang pop yang merilis debut album ‘Born To Die’ pekan depan, berkata pada MTV bahwa para penggemarnya akan terkejut mengetahui betapa normal hidup yang ia jalani.

“People would be surprised to know that I live a really quiet life. I do a lot of the same things every day when I’m home.”

“I still have the same babysitting job. I babysit twice a week. When I’m here… that’s what I do, because it’s something I’ve been doing for a while. But I’ve been travelling a lot”

Del Rey menekankan, walaupun kepopulerannya terus naik, ia tetap ngobrol secara personal dengan para penggemarnya, bahkan keluar makan malam dengan mereka.

Ia juga berniat untuk merilis ulang album debutnya di tahun 2010 yang masih menggunakan nama Lizzie Grant. Penasaran dengan lagu-lagu lamanya? Sementara ini bisa Bujang Dare cek di Youtube. 

Drake: ‘I want President Obama film role’

Drake mengungkapkan keinginannya untuk berperan sebagai presiden Amerika Serikat, Barack Obama dalam kehidupan beliau sebagai seorang politisi. 

Rapper yang muncul pertama kali dalam bisnis hiburan dengan berperan dalam serial televisi Kanada, Degrassi, memang punya ambisi untuk memerankan Barack Obama.

Berbicara di Sundance Film Festival, ia berkata

“Saya berharap seseorang akan membuat film tenting kehidupan Obama segera. Karena saya bisa memerankannya. Itu tujuan saya. Saya selalu mengikutinya. Setiap kali ia muncul di televisi, saya tak mengubah kanal televisi. Saya betul-betul memperhatikan dan mendengarkan gaya bicaranya. Tanyakan saja kepada siapapun yan mengenal saya. Saya cukup hebat dalam memberikan impresi.

Selain ambisi dalam film, Drake juga punya rencana lain dalam bisnis musik. Hingga saat ini setidaknya Justin Bieber dan Florence And The Machine tertarik untuk berkolaborasi dengan Drake di kemudian hari.